Home > Klinik > Perlakuan istimewa terdakwa korupsi

Perlakuan istimewa terdakwa korupsi

Pertanyaan

Banyak tersangka korupsi yang tidak ditahan mulai dari penyidikan hingga persidangan, mengapa? Bukankah pelaku tindak pidana lain tidak dapat perlakuan istimewa seperti pelaku tindak pidana korupsi.

Jawaban :

Terima kasih atas pertanyaan yang diberikan. Kalau kita melihat dari kaca mata awam hukum, pelaksanaan hukum pidana formil atau proses peradilan pidana antara pelaku tindak pidana korupsi dan pelaku tindak pidana umum terkesan ada perbedaan atau memberi keistimewaan kepada pelaku tindak pidana korupsi, seperti : penangguhan penahanan, mendapat sel khusus, putusan yang ringan, dan lain-lain. Lalu bagaimana memberantas korupsi dengan tetap memberikan rasa keadilan masyarakat ? Karena korupsi sudah merupakan kejahatan yang luar biasa (extra ordinary crimes) maka penanganannya juga dilakukan dengan cara yang luar biasa pula (extra ordinary law enforcement).

Berkenaan dengan hal tersebut diatas saya akan menjawab dengan menggunakan dua landasan, yang pertama berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan yang kedua berdasarkan pada kewenangan yang diberikan pada aparat penegak hukum. Berdasarkan peraturan perundang-undangan bahwa proses pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi atau system peradilan pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi dapat dijumpai/diatur dalam KUHAP (UU 8/1981), UU PTPK (UU 31/1999 jo UU 20/2001), UU KPK (UU 30/2002) dan UU Pengadilan Tipikor (UU 46/2009) dengan berpegang pada asas Lex Specialis Derogat Legi Generali, maka penanganan terhadap pelaku tindak pidana korupsi berada dalam system peradilan pidana khusus korupsi, sedangkan aparat penegak hukumnya juga berbeda seperti : penyidikan dilakukan oleh Polisi, Jaksa, dan KPK, Penuntutan dilakukan oleh Jaksa, dan KPK, dan pemeriksaan perkara dilakukan oleh Hakim Pengadilan Tipikor. Untuk mempermudah proses penegakan hukum kasus korupsi, maka sejak seseorang ditetapkan sebagai tersangka, maka yang bersangkutan harus ditahan agar proses (penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di pengadilan) dapat berjalan lancar, untuk kemudian dapat ditentukan jenis korupsinya, berat ringannya hukuman, dan menentukan pengembalian kerugian keuangan kepada Negara.

Berkenaan dengan keberhasilan pelaksanaan system peradilan pidana khusus korupsi seperti yang dijabarkan diatas, sangat tergantung pada peranan aparat penegak hukumnya (Polisi, Jaksa, KPK, Hakim Tipikor), ibaratnya “kalau mau menyapu lantai, pakailah sapu yang bersih. Jangan yang kotor karena kalau memakai sapu yang kotor akan muncul kotoran jenis baru” artinya dalam memberantas korupsi sangat dituntut kepada aparat penegak hukum agar memiliki intergitas dan daya juang yang tinggi pada pemberantasan korupsi, karena koruptor memiliki posisi strategis, kekuatan massa, dan kekuatan financial, sehingga dia akan melakukan apa saja untuk membebaskan diri dari jerat hukum.

Seharusnya, dengan berpegang pada asas equality before the law, (sama kedudukan dalam hukum dan pemerintahan) maka tidak ada tersangka dan terdakwa yang mendapat perlakukan istimewa dari pelaku tindak pidana lainnya. Kekhususan dalam pemberantasan tindak pidana korupsi terdapat pada sistemnya, antara lain : perkara korupsi didahulukan dengan tindak pidana lainnya, diterapkannya pembuktian terbalik oleh tersangka dan terdakwa, dibentuknya suatu badan KPK, dibentuknya pengadilan Tipikor, dan lain-lain, bukan pada fasilitasnya.

Satu hal lagi, agar pelaksanaan penegakkan hukum terhadap kasus korupsi dapat berjalan sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat, maka pengawasan terhadap pelaksanaan penegakan hukum kasus korupsi harus dilakukan secara ketat oleh pemerintah dan masyarakat, dan semoga korupsi bisa diberantas sampai tuntas-tas-tas. Amin

Categories: Klinik Tags: , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: