Home > Klinik > Koruptor Bebas, Lakukan Eksaminasi Putusan Hakim

Koruptor Bebas, Lakukan Eksaminasi Putusan Hakim

Pertanyaan :

Sekarang ini banyak kasus korupsi yang dibebaskan oleh Pengadilan Tipikor Surabaya. Alasan Hakim, pembuktian lemah. Kenapa hal itu terjadi? Benarkah kasus korupsi pembuktiannya sulit? Siapa yang patut disalahkan? Penyidikkah ?

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Jawaban :

Pertanyaan yang bagus berkenaan dengan penegakan hukum dalam kasus tindak pidana korupsi. Seperti diketahui bahwa korupsi dilakukan oleh siapa saja (orang atau korporasi) yang memiliki kedudukan sosial ekonomi yang mapan atau tergolong orang pintar, orang yang tahu hukum dan kelemahan-kelemahan hukum, memiliki pendukung yang banyak, serta memiliki dana yang banyak pula, sehingga ketika yang bersangkutan berkenaan dengan masalah hukum, maka segala daya upaya akan dilakukan antara lain, menghilangkan barang bukti/membuat lemah pembuktian, menyuap aparat penegak hukum, sampai pada gerakan moral (demonstrasi massa).

Pada sistem peradilan pidana korupsi di Indonesia terdapat 2 (dua) undang-undang yaitu UU 8/1981 (KUHAP) sebagai ketentuan yang bersifat umum (Lex Generalis) dan UU 31/1999 jo UU 20/2001 (UU PTPK) sebagai ketentuan yang bersifat khusus (Lex Specialis), sehingga aparat penegak hukum yang menangani kasus korupsi selalu berpegang pada KUHAP dan UU PTPK dengan berpegang pada asas “Lex Specialis Derogat Legi Generali”. Berkenaan dengan pembuktian tindak pidana korupsi berlaku pembuktian terbalik (Omkering van het bewisj lash/Reversal burden of proof) yang dapat dilakukan pada tahap penyidikan dan pemeriksaan di pengadilan, terhadap harta benda tersangka/terdakwa dan perbuatan melawan hukum (wederechtilijk heit) terdakwa. Sedangkan pembuktian menurut KUHAP dilakukan oleh Hakim dengan menggunakan stelsel negative (disamping alat bukti dipersidangan, juga berpedoman pada keyakinan hakim)

Hukum pidana materiil khusus tindak pidana korupsi, menurut UU PTPK  didefinisi secara harafiah selalu bekenaan dengan Perbuatan melawan hukum (pasal 2), Penyalahgunaan wewenang (pasal 3), penyuapan (bribery) (pasal 5,6, 11, 12), penipuan (pasal 7), penggelapan (pasal 8, 10), dan pemalsuan oleh pegawai (pasal 9). pembuktian telah terjadi tindak pidana korupsi menurut UU PTPK, maka digunakan hukum pidana formil (KUHAP dan UU PTPK). Pelaksanaan terhadap pembuktian tindak pidana korupsi selalu berkenaan dengan aparat penegak hukum penyidikan (Polri, Kejaksaan, KPK), Penuntutan (Kejaksaan, KPK), Pemeriksaan di Pengadilan (Hakim).

Selanjutnya berkaitan dengan pertanyaan diatas: apakah pembuktian Tindak pidana korupsi itu sulit? Untuk menentukan apakah pembuktian TPK sulit atau tidak, karena dalam membuktikan TPK  hakim selalu membuktikan perbuatan melawan hukum dan kerugian keuangan negara atau perekonomian negara. Berkenaan dengan hal tersebut diatas terdapat beberapa aspek yaitu: perbuatan melawan hukum terbukti-kerugian Negara terbukti, perbuatan melawan hukum terbukti-kerugian negara tidak terbukti, perbuatan melawan hukum tidak terbukti-kerugian negara terbukti, dan perbuatan melawan hukum tidak terbukti-kerugian keuangan negara tidak terbukti.

Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang patut disalahkan? Berkenaan dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, sebelum pemerintah menyatakan memberantas korupsi, maka para koruptor sidah menyatakan perang terhadap legislator dan aparat penegak hukum, sehingga yang dapat dilakukan adalah mengawasi pelaksanaan penegakan hukum dalam rangka memberantas korupsi dan mengembalikan keuangan negara (walaupun sudah ada pengawasan internal dan eksternal). Ketika terdapat putusan hakim yang membebaskan koruptor, maka perlu dilakukan pengkajian (eksaminasi) terhadap putusan hakim tersebut.

Categories: Klinik Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: