Home > Tips > Menghadapi Penyidik Part 1

Menghadapi Penyidik Part 1

Pertimbangkan Brand Image Pengacara

Bagi Anda yang tersandung masalah hukum perlu melakukan persiapan ketika akan menghadapi penyidikan. Sebelum itu terjadi, hal yang perlu dilakukan, pertama, adalah memilih pengacara atau kuasa hukum yang akan mendampingi Anda. Sebagaimana banyak dipahami, pengacara ini nantinya yang akan mempersiapkan segala hal yang bersangkut-paut dengan perkara Anda.

Dalam memilih pengacara, salah satu kriteria yang perlu dicermati adalah brand image pengacara yang Anda pilih. Brand image ini penting, karena turut memengaruhi pada proses-proses selanjutnya, termasuk pada proses penyidikan perkara Anda.

Anda akan tahu bagaimana penyidik atau polisi lainnya akan cuek kalau jam terbang pengacara Anda pendek, pengacara baru atau belum berpengalaman. Ini berbeda kalau pengacara Anda sudah terkenal, lebih-lebih senior. Baru nyampek di halaman kantor polisi saja sudah senyum-senyum mereka (polisi). Dengan brand image bagus, malah penyidik yang segan, bukan Anda atau pengacara Anda.

Selain itu, pengacara disegani oleh penyidik dan polisi itu adalah pengacara yang secara kualitas keilmuan mumpuni. Jadi penegak hukum tahu kalau pengacara yang Anda pilih itu memang benar-benar menguasai pengetahuan hukum. Sehingga, seolah-olah, penyidik tidak akan bisa menemukan celah sedikit pun ketika menyidik, andai kata kasus yang menimpa Anda hendak direkayasa atau dipermainkan.

Kedua, yang perlu dipersiapkan adalah apa yang akan dijalani dan dihadapi ketika penyidikan berlangsung. Untuk menyiapkan ini perlu didiskusikan dengan pengacara yang Anda pilih. Dalam posisi ini, pengacara sangat menentukan. Dia berperan memberikan wejangan atau arahan tentang apa yang harus dilakukan ketika penyidikan berlangsung.

Arahan diperlukan karena, ibaratnya, Anda sebagai klien dalam kondisi sakit. Anda butuh didiagnosa apa penyakitnya, di mana letak penyakitnya, dijelaskan efek-efeknya, sekaligus diberitahu apa yang harus Anda lakukan agar sembuh, atau kalaupun tetap sakit, tidak parah.

Categories: Tips
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: